ip
ipku.in

Cara Menghitung IP Address IPv4

Panduan menghitung subnet IPv4 dari nol: mengubah prefix menjadi subnet mask, mencari network dan broadcast, lalu menghitung jumlah host. Semua langkah memakai satu contoh yang sama.

Diperbarui · Jetorbit

01 / ringkas

Rumus cepat menghitung subnet IPv4

Contoh singkat: 192.168.10.77/26 punya subnet mask 255.255.255.192, network 192.168.10.64, broadcast 192.168.10.127, dan 62 host valid. Penjelasan setiap langkah ada di bawah.

02 / dasar

Struktur alamat IPv4

Alamat IPv4 terdiri dari 32 bit yang dibagi menjadi empat oktet. Setiap oktet berisi 8 bit sehingga nilainya 0 sampai 255. Oktet ditulis dalam angka desimal dan dipisahkan titik.

desimal192.168.10.77
biner11000000.10101000.00001010.01001101

Nilai tiap bit dalam satu oktet, dari kiri ke kanan, adalah 128, 64, 32, 16, 8, 4, 2, dan 1. Contohnya 77 = 64 + 8 + 4 + 1, sehingga ditulis 01001101.

Setiap alamat IPv4 punya dua bagian. Bagian kiri adalah network, yaitu jaringan tempat perangkat berada. Bagian kanan adalah host, yaitu perangkat di dalam jaringan itu. Batas keduanya ditentukan oleh prefix atau subnet mask.

03 / cidr

Prefix CIDR dan subnet mask

Prefix ditulis setelah garis miring, misalnya /24 atau /26. Angka ini menunjukkan berapa bit dari kiri yang menjadi bagian network. Cara penulisan ini disebut CIDR (Classless Inter-Domain Routing).

Subnet mask adalah prefix yang ditulis dalam bentuk alamat. Bit network bernilai 1 dan bit host bernilai 0. Untuk /26, ada 26 angka 1 lalu 6 angka 0.

prefix/26
biner11111111.11111111.11111111.11000000
subnet mask255.255.255.192
wildcard0.0.0.63

Wildcard mask adalah kebalikan subnet mask, yaitu 255 dikurangi tiap oktet. Wildcard dipakai di ACL router dan beberapa firewall.

Nilai oktet subnet mask

Oktet subnet mask hanya bisa bernilai salah satu angka di bawah, tergantung jumlah bit 1 di oktet tersebut. Ukuran blok adalah jarak antar subnet di oktet itu.

bit 1nilai oktetukuran blok
1128128
219264
322432
424016
52488
62524
72542
82551
04 / hitung

Cara menghitung subnet IPv4 langkah demi langkah

Contoh: sebuah perangkat memakai IP 192.168.10.77/26. Berikut cara mencari network, broadcast, dan rentang host-nya.

  1. Ubah prefix menjadi subnet mask. /26 berarti tiga oktet penuh (24 bit) ditambah 2 bit di oktet keempat, sehingga mask-nya 255.255.255.192.
  2. Hitung jumlah alamat per subnet: 2⁶ = 64, karena ada 6 bit host.
  3. Hitung ukuran blok di oktet yang tidak penuh: 256 − 192 = 64. Subnet di oktet keempat dimulai di kelipatan 64, yaitu 0, 64, 128, 192.
  4. Cari blok yang memuat alamat tersebut. 77 berada di antara 64 dan 127, sehingga network address-nya 192.168.10.64.
  5. Broadcast adalah alamat terakhir di blok itu, yaitu 192.168.10.127.
  6. Host yang bisa dipakai ada di antara keduanya: 192.168.10.65 sampai 192.168.10.126, sebanyak 64 − 2 = 62 host.
alamat192.168.10.77/26
subnet mask255.255.255.192
network192.168.10.64
host pertama192.168.10.65
host terakhir192.168.10.126
broadcast192.168.10.127
jumlah host62

Cara biner: operasi AND

Network address juga bisa dicari dengan operasi AND antara IP dan subnet mask, bit demi bit. Hasilnya 1 hanya jika kedua bit bernilai 1. Untuk broadcast, ubah semua bit host menjadi 1.

ip11000000.10101000.00001010.01001101
mask11111111.11111111.11111111.11000000
AND11000000.10101000.00001010.01000000
network192.168.10.64
05 / subnetting

Subnetting: membagi satu jaringan menjadi beberapa subnet

Subnetting berarti meminjam bit host untuk dijadikan bit network. Setiap bit yang dipinjam menggandakan jumlah subnet dan membagi dua jumlah alamat di tiap subnet.

Contoh: 192.168.10.0/24 dibagi menjadi 4 subnet. Dibutuhkan 2 bit karena 2² = 4, sehingga prefix baru menjadi /26 dengan 62 host per subnet.

subnetnetworkrentang hostbroadcast
1192.168.10.0/26192.168.10.1 – 192.168.10.62192.168.10.63
2192.168.10.64/26192.168.10.65 – 192.168.10.126192.168.10.127
3192.168.10.128/26192.168.10.129 – 192.168.10.190192.168.10.191
4192.168.10.192/26192.168.10.193 – 192.168.10.254192.168.10.255

Jika yang diketahui adalah kebutuhan host, pilih subnet terkecil yang masih cukup. Butuh 50 host? /26 memberi 2⁶ − 2 = 62 host dan cukup, sedangkan /27 hanya memberi 2⁵ − 2 = 30 host.

06 / referensi

Tabel subnet mask dan prefix IPv4

prefixsubnet maskjumlah alamathost valid
/8255.0.0.016.777.21616.777.214
/16255.255.0.065.53665.534
/20255.255.240.04.0964.094
/21255.255.248.02.0482.046
/22255.255.252.01.0241.022
/23255.255.254.0512510
/24255.255.255.0256254
/25255.255.255.128128126
/26255.255.255.1926462
/27255.255.255.2243230
/28255.255.255.2401614
/29255.255.255.24886
/30255.255.255.25242
/31255.255.255.25422
/32255.255.255.25511

/31 dipakai untuk link point-to-point antar router, sehingga kedua alamatnya bisa dipakai (RFC 3021). /32 menunjuk satu alamat saja, misalnya IP sebuah server.

07 / rentang

Rentang alamat IPv4 khusus

rentangkegunaan
10.0.0.0/8privat (jaringan lokal)
172.16.0.0/12privat (jaringan lokal)
192.168.0.0/16privat, umum dipakai router rumah
100.64.0.0/10CGNAT: ISP berbagi satu IP publik untuk banyak pelanggan
127.0.0.0/8loopback, yaitu perangkat itu sendiri
169.254.0.0/16link-local: muncul saat perangkat gagal mendapat IP dari DHCP
192.0.2.0/24, 198.51.100.0/24, 203.0.113.0/24dokumentasi dan contoh

Bagaimana dengan kelas A, B, dan C?

Sistem kelas sudah digantikan CIDR sejak 1993, tetapi masih sering diajarkan. Kelas ditentukan dari oktet pertama. Kelas A (1–126) memakai mask bawaan /8, kelas B (128–191) memakai /16, dan kelas C (192–223) memakai /24. Dengan CIDR, prefix bisa berapa saja dan tidak terikat kelas.

08 / jetorbit

Baca juga di Jetorbit