Cara Menghitung IP Address IPv4
Panduan menghitung subnet IPv4 dari nol: mengubah prefix menjadi subnet mask, mencari network dan broadcast, lalu menghitung jumlah host. Semua langkah memakai satu contoh yang sama.
Diperbarui · Jetorbit
Rumus cepat menghitung subnet IPv4
- Jumlah alamat per subnet =
2^(32 − prefix) - Jumlah host valid =
2^(32 − prefix) − 2 - Ukuran blok = 256 − nilai oktet subnet mask yang tidak 255
- Network address = kelipatan ukuran blok terdekat di bawah atau sama dengan IP
- Broadcast = network address + ukuran blok − 1
- Jumlah subnet saat membagi jaringan =
2^n, dengan n adalah bit yang dipinjam
Contoh singkat: 192.168.10.77/26 punya subnet mask 255.255.255.192, network 192.168.10.64, broadcast 192.168.10.127, dan 62 host valid. Penjelasan setiap langkah ada di bawah.
Struktur alamat IPv4
Alamat IPv4 terdiri dari 32 bit yang dibagi menjadi empat oktet. Setiap oktet berisi 8 bit sehingga nilainya 0 sampai 255. Oktet ditulis dalam angka desimal dan dipisahkan titik.
Nilai tiap bit dalam satu oktet, dari kiri ke kanan, adalah 128, 64, 32, 16, 8, 4, 2, dan 1. Contohnya 77 = 64 + 8 + 4 + 1, sehingga ditulis 01001101.
Setiap alamat IPv4 punya dua bagian. Bagian kiri adalah network, yaitu jaringan tempat perangkat berada. Bagian kanan adalah host, yaitu perangkat di dalam jaringan itu. Batas keduanya ditentukan oleh prefix atau subnet mask.
Prefix CIDR dan subnet mask
Prefix ditulis setelah garis miring, misalnya /24 atau /26. Angka ini menunjukkan berapa bit dari kiri yang menjadi bagian network. Cara penulisan ini disebut CIDR (Classless Inter-Domain Routing).
Subnet mask adalah prefix yang ditulis dalam bentuk alamat. Bit network bernilai 1 dan bit host bernilai 0. Untuk /26, ada 26 angka 1 lalu 6 angka 0.
Wildcard mask adalah kebalikan subnet mask, yaitu 255 dikurangi tiap oktet. Wildcard dipakai di ACL router dan beberapa firewall.
Nilai oktet subnet mask
Oktet subnet mask hanya bisa bernilai salah satu angka di bawah, tergantung jumlah bit 1 di oktet tersebut. Ukuran blok adalah jarak antar subnet di oktet itu.
| bit 1 | nilai oktet | ukuran blok |
|---|---|---|
| 1 | 128 | 128 |
| 2 | 192 | 64 |
| 3 | 224 | 32 |
| 4 | 240 | 16 |
| 5 | 248 | 8 |
| 6 | 252 | 4 |
| 7 | 254 | 2 |
| 8 | 255 | 1 |
Cara menghitung subnet IPv4 langkah demi langkah
Contoh: sebuah perangkat memakai IP 192.168.10.77/26. Berikut cara mencari network, broadcast, dan rentang host-nya.
- Ubah prefix menjadi subnet mask.
/26berarti tiga oktet penuh (24 bit) ditambah 2 bit di oktet keempat, sehingga mask-nya255.255.255.192. - Hitung jumlah alamat per subnet: 2⁶ = 64, karena ada 6 bit host.
- Hitung ukuran blok di oktet yang tidak penuh: 256 − 192 = 64. Subnet di oktet keempat dimulai di kelipatan 64, yaitu 0, 64, 128, 192.
- Cari blok yang memuat alamat tersebut. 77 berada di antara 64 dan 127, sehingga network address-nya
192.168.10.64. - Broadcast adalah alamat terakhir di blok itu, yaitu
192.168.10.127. - Host yang bisa dipakai ada di antara keduanya:
192.168.10.65sampai192.168.10.126, sebanyak 64 − 2 = 62 host.
Cara biner: operasi AND
Network address juga bisa dicari dengan operasi AND antara IP dan subnet mask, bit demi bit. Hasilnya 1 hanya jika kedua bit bernilai 1. Untuk broadcast, ubah semua bit host menjadi 1.
Subnetting: membagi satu jaringan menjadi beberapa subnet
Subnetting berarti meminjam bit host untuk dijadikan bit network. Setiap bit yang dipinjam menggandakan jumlah subnet dan membagi dua jumlah alamat di tiap subnet.
- Jumlah subnet =
2^n, dengan n adalah jumlah bit yang dipinjam. - Jumlah host per subnet =
2^h − 2, dengan h adalah sisa bit host.
Contoh: 192.168.10.0/24 dibagi menjadi 4 subnet. Dibutuhkan 2 bit karena 2² = 4, sehingga prefix baru menjadi /26 dengan 62 host per subnet.
| subnet | network | rentang host | broadcast |
|---|---|---|---|
| 1 | 192.168.10.0/26 | 192.168.10.1 – 192.168.10.62 | 192.168.10.63 |
| 2 | 192.168.10.64/26 | 192.168.10.65 – 192.168.10.126 | 192.168.10.127 |
| 3 | 192.168.10.128/26 | 192.168.10.129 – 192.168.10.190 | 192.168.10.191 |
| 4 | 192.168.10.192/26 | 192.168.10.193 – 192.168.10.254 | 192.168.10.255 |
Jika yang diketahui adalah kebutuhan host, pilih subnet terkecil yang masih cukup. Butuh 50 host? /26 memberi 2⁶ − 2 = 62 host dan cukup, sedangkan /27 hanya memberi 2⁵ − 2 = 30 host.
Tabel subnet mask dan prefix IPv4
| prefix | subnet mask | jumlah alamat | host valid |
|---|---|---|---|
| /8 | 255.0.0.0 | 16.777.216 | 16.777.214 |
| /16 | 255.255.0.0 | 65.536 | 65.534 |
| /20 | 255.255.240.0 | 4.096 | 4.094 |
| /21 | 255.255.248.0 | 2.048 | 2.046 |
| /22 | 255.255.252.0 | 1.024 | 1.022 |
| /23 | 255.255.254.0 | 512 | 510 |
| /24 | 255.255.255.0 | 256 | 254 |
| /25 | 255.255.255.128 | 128 | 126 |
| /26 | 255.255.255.192 | 64 | 62 |
| /27 | 255.255.255.224 | 32 | 30 |
| /28 | 255.255.255.240 | 16 | 14 |
| /29 | 255.255.255.248 | 8 | 6 |
| /30 | 255.255.255.252 | 4 | 2 |
| /31 | 255.255.255.254 | 2 | 2 |
| /32 | 255.255.255.255 | 1 | 1 |
/31 dipakai untuk link point-to-point antar router, sehingga kedua alamatnya bisa dipakai (RFC 3021). /32 menunjuk satu alamat saja, misalnya IP sebuah server.
Rentang alamat IPv4 khusus
| rentang | kegunaan |
|---|---|
| 10.0.0.0/8 | privat (jaringan lokal) |
| 172.16.0.0/12 | privat (jaringan lokal) |
| 192.168.0.0/16 | privat, umum dipakai router rumah |
| 100.64.0.0/10 | CGNAT: ISP berbagi satu IP publik untuk banyak pelanggan |
| 127.0.0.0/8 | loopback, yaitu perangkat itu sendiri |
| 169.254.0.0/16 | link-local: muncul saat perangkat gagal mendapat IP dari DHCP |
| 192.0.2.0/24, 198.51.100.0/24, 203.0.113.0/24 | dokumentasi dan contoh |
Bagaimana dengan kelas A, B, dan C?
Sistem kelas sudah digantikan CIDR sejak 1993, tetapi masih sering diajarkan. Kelas ditentukan dari oktet pertama. Kelas A (1–126) memakai mask bawaan /8, kelas B (128–191) memakai /16, dan kelas C (192–223) memakai /24. Dengan CIDR, prefix bisa berapa saja dan tidak terikat kelas.