ok
Status normal. Tidak ada proses yang tertunda dan tidak ada larangan apa pun pada domain.
Penjelasan setiap kode status domain (kode EPP) yang muncul di hasil whois, apa artinya bagi website dan email Anda, dan apa yang perlu dilakukan.
Setiap domain memiliki satu atau beberapa kode status yang tampil di hasil whois. Kode ini mengikuti standar EPP (Extensible Provisioning Protocol) dan menunjukkan kondisi domain: aktif, terkunci, sedang ditransfer, atau hampir dihapus.
Ada dua jenis kode status. Kode berawalan client ditetapkan oleh registrar, yaitu tempat Anda membeli domain. Kode berawalan server ditetapkan oleh registri, yaitu pengelola ekstensi domain, misalnya Verisign untuk .com atau PANDI untuk .id. Status server hanya bisa diubah oleh registri.
Ketik nama domain di halaman Cek Whois. Kode status tampil di bagian status pada hasil whois. Klik kodenya untuk langsung membuka penjelasannya di halaman ini.
Status berikut wajar ditemukan pada domain yang aktif. Kunci client…Prohibited justru melindungi domain dari perubahan atau transfer tanpa izin.
Status normal. Tidak ada proses yang tertunda dan tidak ada larangan apa pun pada domain.
Registrar mengunci domain agar tidak bisa dipindahkan ke registrar lain. Ini kunci keamanan yang umum dan dianjurkan untuk mencegah pencurian domain.
Yang perlu dilakukan: Jika ingin transfer domain, buka kunci (unlock) di registrar lalu minta kode EPP. Domain gTLD yang baru didaftarkan atau baru ditransfer umumnya tidak bisa ditransfer lagi selama 60 hari.
Registrar menolak perubahan data domain, termasuk kontak dan nameserver, sampai kunci ini dibuka.
Yang perlu dilakukan: Jika nameserver atau data whois tidak bisa diganti, minta registrar membuka kunci ini terlebih dahulu.
Registrar mencegah domain dihapus tanpa izin. Status ini aman dan tidak memengaruhi fungsi domain.
Registrar menolak perpanjangan domain. Status ini jarang muncul dan biasanya terkait sengketa atau proses hukum.
Yang perlu dilakukan: Hubungi registrar untuk mengetahui penyebabnya.
Registri melarang domain dipindahkan ke registrar lain, misalnya karena sengketa, permintaan khusus, atau kebijakan registri.
Yang perlu dilakukan: Status ini hanya bisa dicabut oleh registri. Ajukan permintaan melalui registrar Anda.
Registri mengunci data domain sehingga kontak dan nameserver tidak bisa diubah. Sering dipakai sebagai registry lock untuk domain penting.
Registri mencegah domain dihapus, misalnya karena sengketa hukum atau sebagai registry lock.
Registri melarang perpanjangan domain, biasanya karena sengketa atau proses hukum.
Jika salah satu status berikut muncul, domain tidak bisa diakses: website tidak terbuka dan email tidak terkirim.
Registrar menonaktifkan domain di DNS. Penyebab yang umum adalah tagihan belum dibayar, email pemilik belum diverifikasi, atau laporan penyalahgunaan.
Yang perlu dilakukan: Periksa email dari registrar (termasuk folder spam), selesaikan verifikasi atau pembayaran, lalu hubungi registrar.
Registri menonaktifkan domain di DNS, biasanya karena pelanggaran kebijakan, proses hukum, atau data pendaftaran yang belum lengkap.
Yang perlu dilakukan: Hubungi registrar. Untuk domain .id, pastikan dokumen kelengkapan sudah diunggah dan diverifikasi.
Domain belum memiliki nameserver, sehingga belum bisa dipakai untuk website maupun email.
Yang perlu dilakukan: Atur nameserver domain di registrar.
Domain yang tidak diperpanjang tidak langsung hilang. Domain melewati beberapa tahap, dan makin lama dibiarkan, makin mahal atau mustahil untuk diselamatkan.
Domain sudah melewati tanggal kedaluwarsa dan registri memperpanjangnya secara otomatis. Registrar punya waktu hingga 45 hari untuk memutuskan apakah domain dipertahankan. Pada masa ini pemilik umumnya masih bisa memperpanjang dengan harga normal, tergantung kebijakan registrar.
Yang perlu dilakukan: Segera perpanjang sebelum domain masuk redemptionPeriod.
Registrar sudah menghapus domain dan registri menahannya selama 30 hari. Website dan email sudah tidak aktif. Domain masih bisa dipulihkan (restore), tetapi dengan biaya tambahan di luar biaya perpanjangan.
Yang perlu dilakukan: Hubungi registrar secepatnya untuk restore domain.
Registrar sudah meminta pemulihan domain dari redemptionPeriod dan registri sedang memprosesnya. Jika proses tidak selesai dalam 7 hari, domain kembali ke redemptionPeriod.
Tahap terakhir sebelum domain dihapus. Selama 5 hari domain tidak bisa dipulihkan lagi, lalu dilepas dan bisa didaftarkan oleh siapa pun.
Yang perlu dilakukan: Jika Anda mengincar domain ini, pantau dan daftarkan segera setelah tersedia.
Status berikut bersifat sementara dan hilang dengan sendirinya setelah prosesnya selesai.
Masa tenggang 5 hari setelah domain pertama kali didaftarkan.
Masa tenggang 5 hari setelah domain diperpanjang secara manual.
Masa tenggang 5 hari setelah domain berhasil pindah ke registrar baru.
Pendaftaran domain sedang diproses oleh registri.
Perpanjangan domain sedang diproses.
Transfer domain ke registrar lain sedang berjalan. Untuk domain gTLD seperti .com, proses ini bisa memakan waktu hingga 5 hari.
Perubahan data domain sedang diproses.
autoRenewPeriod: umumnya masih bisa diperpanjang dengan harga normal.redemptionPeriod: bisa dipulihkan dengan biaya tambahan.pendingDelete: tidak bisa dipulihkan lagi.Durasi di atas berlaku untuk domain gTLD seperti .com, .net, dan .org. Domain .id dan ccTLD lain punya aturan sendiri, jadi tanyakan detailnya ke registrar Anda.